“Pintu Teater 2 telah dibuka. Bagi penonton yang telah memiliki karcis, Segera untuk memasuki teater 2…!”
Kalimat diatas udah sering banget kita denger di studio bioskop tetangga sebelah, which is bioskop 21 dan XXI yang selama ini sudah mendominasi di Indonesia udah sejak lama. Bioskop dengan image dua digit angka itu selama ini sudah berhasil membuat masyarakat Indonesia terkontaminasi, bahwa hanya ada satu bioskop di negara ini yang sudah layak dan reprsentatif dan juga menjadi satu-satunya tempat nonton film-film versi layar lebar baik dari dalam negeri maupun Hollywood dan negara-negara lain seperti Thailand, Jepang, India sampai daratan Eropa. Kita selama ini selalu yang terbayang di kepala, kalo nonton, yah, dimana lagi kalo ga di bioskop 21 atau XXI. Hari gini kayaknya MisBar alias Gerimis Bubar kan dah ga ada lagi di Indonesia. Yang masih ada mungkin bioskop-bioskop kecil dengan kualitas dan harga tiketnya tentunya dibawah 21. Bioskop jenis ini memang masih ada sedikit saja di beberapa pelosok Tanah Air, yang kadang hanya spesialisasi muterin film-film lama yang udah ga diputer lagi di 21 atau bahkan hanya film-film dari daratan India, China atau negara lain. Atau bahkan masih ada juga yang hanya muterin film-film Panas alias vulgar, kayak satu contoh, masihada di deket rumahku, namanya Bioskop Rio, (mungkin ada yang pernah denger…?). Atau ada yang udah pernah nonton di Theater IMAX Taman Mini, Jakarta belum? Kita patut bangga, karena menjadi satu-satunya IMAX Studio di Indonesia.
Sekarang ini, mungkin bioskop tetangga sebelah itu akan sedikit bahkan juga sudah ngerasa ketar-ketir dan “waspada”, karena sekarang ini di Indonesia, khususnya di kota besar seperti Bandung dan Jakarta sudah kedatengan pendatang baru dalam hal tempat nonton alias bioskop. Wajar aja kalo ngerasa ketar-ketir dan waspada, karena dengan begitu kan, akan semakin keliatan bahwa akan ada saingan dalam dunia bisnis bioskop di Indonesia bagi si 21 dan XXI.
Si pendatang baru itu adalah,
Mari kita kenalan sejenak dengan BlitzMegaplex.
BlitzMegaplex yang pertama dibuka adalah di Mall Paris Van Java (PVJ), Bandung pada bulan Oktober 2006 silam. Kenapa dipilih kota Bandung sebagai kota pertama dibukanya bioskop ini…??? Satu sisi, kalo dari versi saya sih, karena PVJ adalah salah satu Mall yang sangat representatif untuk disediain Bioskop dan lagi salah satu Mall yang akan dan sedang tahap buka alias Soft Opening. Dan yang berikutnya menyusul di Grand Indonesia Jakarta yang sekarang ini sudah Soft Opening.
BlitzMegaplex PVJ dengan kapasitas 9 Studio yang mencanangkan dirinya sebagai studio bioskop yang nyediain layar bioskop terbesar pertama di Indonesia ini dan dapat menampung penonton kalo kesembilan studionya penuh dalam satu kali show time bisa mencapai 2,251 kursi, tampil dengan segala format yang baru dan ga ngebosenin bagi yang dateng. Kita ga hanya disuguhi akan penampilan film di layar yang besar aja, tapi juga dari segi Hospitality dan sarana pendukung lainnya. BlitzMegaplex ga hanya hanya menyuguhkan film sebagai hiburan penonton, tapi juga ada Café indoor dan outdoor, yang dapat menyuguhkan hiburan live music, ngedatengin selebritis tanah air sampai International, juga dengan didukung Food & Bev
erage items yang memadai dan mencukupi buat kita-kita yang emang hobi kongkow dan sebagai tempat baru dan alternatif kalo mau cari tempat makan atau sekedar ngobrol ngalor-ngidul sama konco-konco, pacar, kerabat atau keluarga.
Bioskop yang menggaungkan dirinya dengan image Beyond Movies ini, ga hanya muterin film-film dalam negeri aja, seperti yang udah dilakuin pada wakt
u Soft Opening BliztMegaplex PVJ Oktober 2006 lalu, dengan muterin khusus film-film Box Office Indonesia, tapi juga muterin film-film dari Holllywood dan negara-negara Industri film lainnya, seperti Thailand, Korea, Jepang, China, Daratan Eropa dan lainnya.
Nothing to lose, kok! Karena kalo ada film yang ga diputer di 21, gue akan nontonnya di BlitzMegaplex. Dan karena hal ini juga, akan jadi suatu alternatif dan ngehindarin yang namanya kebosenan kalo kita dateng dan nonton ke tetangga sebelah aja. Begitu juga sebaliknya.
Jujur aja, gue suka banget dan jadikan menu favorit gue kalo ke BlitzMegaplex. Popcorn with Caramel! Hmmm… Yummmmy!
Di BlitzMegaplex, kita ga hanya disuguhi menu film-film terbaru aja dan menu-menu di café-nya, tapi kita juga bisa maen billiard sambil nunggu jam pemutaran film atau juga bagi yang maniak akan film alias Movie Freaks, dan pengen dapetin merchandises film, bisa dateng ke salah satu sudut di Lantai 2 yang nyediain segala pernak-pernik dan merchandises dari film-film ternama Hollywood seperti Star Wars, Superman Returns, dll. Atau bagi yang suka akan musik, bisa mampir dan download langsung buat dimasukin ke HP, Ipod atau ke Flash Disk di Digital Beat Store.
Bioskop BlitzMegaplex emang BEDA. Dan karena beda itulah, jadi seru, keren, cool dan satu lagi gue bilang kalo BlitzMegaplex itu PHENOMENON alias Fenomena baru bagi dunia bioskop Indonesia. Semua yang kita pengen bisa kita dapet disitu. Dari mulai nonton, makan, kongkow, billiard, music dan merchandises. Pokoknya ALL IN, dah! Tapi ada satu yang mungkin belum direalisasikan sama BlitzMegaplex. Seperti yang udah pernah gue bilang ke BlitzMegaplex, gimana kalo dibikin yang namanya Blitz MegaStore. Di situ bisa dijual segala macem merchandises yang bernuansa BlitzMagaplpex, seperti T’shirt, Polo Shirt, Topi, alat tulis kantor semacem pulpen dll, trus juga mungkin sejenis Pin atau buttons. Ini akan menjadikan suatu ajang promosi juga kalo sebenarnya BlitzMegaplex itu punya banyak penggemar dan nilai tambah dari segi promotion dan marketing.
Satu lagi yang mungkin bisa direalisasikan di BlitzMegaplex, dengan banyaknya macem promosi marketing, semisal acara Nonton Bareng, Gala Premiere Film Baru (udah pernah dilakuin dengan film Long Road To Heaven dan Pesan dari Surga), juga Fans Gathering, dan segala hal marketing lainnya. Pasti seru kok!
Nonton di BlitzMegaplex itu ga ngebosenin. Kita selama ini selalu disuguhi sengan sikap kaku, ga pernah senyum alias jutek abis dan sepintas seperti arogan dari bioskop tetangga sebelah dengan customer. Tapi di BlitzMegaplex ga lakuin itu. Hospitality dan Maitre ‘D-nya bagus. Juga kekakuan dihilangkan dengan ga hanya satu aja uniform kerja para karyawannya yang dipakai tiap hari, beda-beda dan gaya semuanya dan ngebikin itu jadi berkesan gaul tapi ga lepas juga dari sikap hospitality-nya karena sebagai salah satu bidang usaha yang mengutamakan Customer Satisfactions harus dijunjung tinggi. Tapi jangan salah, BlitzMegaplex juga harus belajar banyak dari bioskop yang sebelumnya udah ada. Jangan sampe nyamain banget, karena kalo sama ngapain bikin bioskop. Kayak misalnya, BlitzMegaplex ga lakuin Panggilan Khas untuk para penonton dari rekaman suara cewek untuk segera masuk Studio seperti yang dilakuin ama bioskop tetangga. Trus lagi, seragam kerja karyawan dibikin gaul abish, ada café-nya, juga Birthday Party-nya yang seru buat yang mau ngerayain di BlitzMegaplex.
So, selamat datang di Dunia BlitzMegaplex. Kalo gue boleh kutip sedikit dari yang BlitzMegaplex bilang, BlitzMegaplex… It’s time to enjoy movies in a different way. Emang bener banget!





No comments:
Post a Comment